Review

Seting karbu kawahara di satria.

Touring Bromo

Bebek vega tangguh menanjak bromo.

Mengenang sang legenda NSR 150

NSR menjadi Sport 2T andalan honda yang pernah tenar di era 90an.

Monday, September 20, 2010

spul tiger lemah






Sepul Lemah,
CDI Shogun Obatnya
2010-09-08 00:41:53

5554kiprok-tiger-adib-1.jpgArdy Bridjal Hanafie atau Mas Boy makanik Boy Motor Sport layak disebut moncer alias montir cemerlang. Beragam masalah di motor mudah dan encer diatasi.

Nah, yang masih hangat baru aja selesaikan pengapian Honda Tiger. “Tiger yang sepul CDI (masih AC) sudah lemah sehingga percikan api busi kecil atau mati total, alternatifnya silakan ganti CDI Shogun5555kiprok-tiger-adib-2.jpg (arus DC) unlimiter. Kebetulan jalur dan soket kabelnya sama,” urai warga Pondok Sukatani Permai, Jl. Marquisa VII, No. 4, Cimanggis, Depok.

Tidak perlu ganti sepul karena CDI Shogun lebih murah. Harga sepul original Tiger 2000 (lama) sekitar Rp 460 ribu. Sedang CDI Shogun asli SGP harganya cuma Rp 34O ribu.

Tapi, meski jalur dan soket kabel sama, bapak dua anak ini bilang tetap ada kabel dari sepul musti diatur ulang lagi. Apalagi kitiran sepul Tiger 2000 awalnya arus AC jadi DC yang konstan dari aki alias full DC.

Untuk mengatur ulang caranya mudah. Tinggal ubah kabel warna hitam strip merah dari sepul (awalnya ke CDI Tiger) ke kabel hitam polos (arus positif) dari kunci kontak. Jelasnya, kabel hitam strip merah dipotong dulu. Kasih jarak sekitar 5 cm, lalu sambung dengan penambahan kabel baru kurang-lebih 4O cm.

Lanjut! Dari kabel tambahan tadi dijumper ke kabel hitam polos di kabel bodi Tiger paling dekat. "Silakan ambil dari soket flasher lampu sein yang ada di sebelah kanan motor,” wanti bapak yang hoiy berat mancing ikan tawar maupun laut.

Penulis/Foto : Kris/Adib

rpp

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SDN Kartasura 04
Matapelajaran : PKn
Kelas/semester : I/ 1
Pertemuan : 2
Alokasi waktu : 60 menit

I. Standar kompetensi : Hidup rukun dalam perbedaan.
II. Kompetensi dasar :Memberikan contoh hidup rukun melalui kegiatan di rumah dan di sekolah.
III. Indikator :
1. Menyebutkan kegiatan yang mencerminkan hidup rukun di rumah.
2. Menyebutkan kegiatan yang mencerminkan hidup rukun di sekolah.
3. Menjelaskan manfaat hidup rukun di sekolah dan di rumah.
4. Menerapkan hidup rukun di rumah dan sekolah.
IV. Tujuan pembelajaran :
1. Siswa dapat menyebutkan kegiatan yang mencerminkan hidup rukun di rumah.
2. Siswa dapat menyebutkan kegiatan yang mencerminkan hidup rukun di sekolah.
3. Siswa dapat menjelaskan manfaat hidup rukun di sekolah dan di rumah.
4. Siswa dapat menerapkan hidup rukun di rumah dan sekolah.

V. Materi pembelajaran :
Menyanyikan lagu dari sabang sampai merauke.
Contoh hidup rukun di rumah : membantu mencuci piring, menyapu lantai,membantu ibu mengasuh adik.
Contoh hidup rukun di sekolah : bersama teman-teman menyapu halaman, bermain bersama-sama, belajar bersama.

VI. Metode pembelajaran : Ceramah interaktif, bermain peran.

VII. Kegiatan pembelajaran :
Kegiatan pembelajaran Waktu
A. Kegiatan awal
1. Salam, menanyakan kondisi siswa, mengabsen, motivasi.
2. Guru bersama siswa menyanyikan lagu dari sabang sampai merauke, memberi penjelasan pentingnya persatuan.
5 menit

10 menit
B. Kegiatan inti
1. Menunjuk enam siswa untuk ke depan menjadi suku jawa,dani, tionghoa,flores, dan suku bali.
2. Setiap anak bergandeng tangan, lalu guru memberi perintah untuk duduk, derdiri jongkok.
3. Siswa yang menggandeng tangan temannya dengan erat tidak akan terlepas, kemudian guru memberi penjelasan “seperti bergandeng tangan, jika berbagai suku bangsa bersatu pasti tidak mudah terpecah belah”.
4. Membaca bersama contoh hidup rukun di rumah dan di sekolah, guru memberi tambahan penjelasan.
5. Siswa mengerjakan latihan halaman 21.
6. Di bahas bersama.
1 menit


4 menit


10 menit




10 menit


10 menit
5 menit

C. Kegiatan akhir
1. Guru memberi penguatan pentingnya hidup rukun.
2. Guru memberi PR.
3 menit

2 menit
VIII. Sumber/media pembelajaran :
Widihastuti,Setiati dan Fajar Rahayuningsih.2008.”Pendidikan Kewarganegaraan”. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2008
Gambar jenis kegiatan yang mencerminkan hidup rukun di sekolah dan di rumah.

IX. Evaluasi :
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja.








Kartasura,30 agustus 2010

Mengetahui
Guru pamong Praktikan


Sri Sumiyatun B.A Danang Sugeng Riyadi
NIP:195163081974012002 NIM: A510070082



Soal
Kerjakan latihan berikut
Tuliskan kegiatan yang menunjukan kerukunan di rumah dan di sekolah.
Hidup rukun di rumah Hidup rukun di sekolah

Tuesday, August 31, 2010

rpp matematik v

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SDN Kartasura 04
Matapelajaran : Matematika
Kelas/semester : V(lima)/1
Pertemuan : ke 3
Alokasi waktu : 60 menit.

Standar kompetensi : Melakukan operasi hitung bilangan bulat dalam pemecahan masalah.
Kompetensi dasar : Menghitung perpangkatan dan akar sederhana.
Indikator :
Mendefinisikan pangkat dua dan akar sederhana dari suatu bilangan.
Menghitung pangkat dua dan akar sederhana dari suatu bilangan.
Menghitung pangkat dua dan akar sederhana dengan menggunakan sifat khusus bilangan dengan satuan 5.
Tujuan pembelajaran :
Siswa dapat mendefinisikan pangkat dua dan akar sederhana dari suatu bilangan.
Siswa dapat menghitung pangkat dua dan akar sederhana dari suatu bilangan.
Siswa dapat menghitung pangkat dua dan akar sederhana dengan menggunakan sifat khusus bilangan dengan satuan 5.
Materi pembelajaran :
Pangkat dua suatu bilangan.
Papan catur memiliki 8 x 8 petak kecil. 8 x 8 dapat di tulis 8^2 dan di baca delapan pangkat dua atau delapan kuadrat.
Penarikan akar pangkat dua.
8^2=64
Berati √64=8

Metode pembelajaran : Diskusi kelompok kecil, ceramah interaktif.
Kegitan pembelajaran :
Kegiatan awal :
Salam, menanyakan kondisi siswa, mengabsen, motivasi.
Guru bertanya tentang berapa jumlah petak dalam papan catur.
Guru mengaitkan dengan materi bilangan pangkat dua.
Kegiatan inti :
Guru memberi penjelasan tentang definisi dari pangkat dua suatu bilangan.
Guru memberikan contoh, siswa menyimpulkan sendiri.
Guru memberi kesempatan siswa bertanya.
Siswa mengerjakan buku paket halaman 34.
Setiap siswa maju mengerjakan di papan tulis, dan menjelaskan jawabanya kepada teman-temannya.
Guru sebagai fasilitator, motivator.
Guru menerangkan tentang penarikan akar pangkat dua.
Guru memberi contoh mengerjakan soal.
Siswa memperhatikan dan mencatat.
Guru memberi kesempatan bertanya, bila tidak ada yang bertanya, guru menguji pemahaman siswa.
Siswa di bagi dalam beberapa kelompok, untuk mengerjakan latihan soal halaman 36.
Siswa mengerjakan di depan kelas, guru meneliti dan di bahas bersama.
Kegiatan akhir :
Siswa menyimpulkan tentang pangkat dua dan akar pangkat dua suatu bilangan.
Guru memberikan motivasi.



Bahan/sumber/media pembelajaran :
Sumanto,Y.D.2008.” Gemar Matematika 5 ” Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Tim Karya Bina Guru.2007.”Terampil Berhitung Matematika”. Jakarta : Erlangga
Papan catur.
Evaluasi :
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian tertulis penilaian sikap (pengamatan perilaku), penilaian unjuk kerja
Soal :
Uji keterampilan 9
Tuliskan perkalian berikut dalam bentuk kuadrat!
8×8
17×17
Nyatakan dalam bentuk perkalian dan hitung hasilnya!
〖21〗^2
〖29〗^2
Kerjakan hitungan berikut!
8^2+8^2
〖20〗^2+(41-11)^2
〖85〗^2-(30+15)^2
〖48〗^2+9^2-〖35〗^2
〖25〗^2×〖16〗^2
〖50〗^2:〖25〗^2






Uji keterampilan 10
Ayo selesaikan penarikan akar berikut!
√36
√81
√169
√256
√484
√900
Isilah titik-titik berikut dengan tanda >, <, atau =!
√36............7
√196.........13
22............. √484
27 ............. √676
30.............. √961
(√729 ∶√81)……..(√(289 )-√225)
√225×√(81 ) : √25..........(√(361 )+√121)
(√900 +√400) ∶√100……..(√(481 )-√576)












KUNCI JAWABAN
Uji keterampilan 9
Tuliskan perkalian berikut dalam bentuk kuadrat!
8×8=8^2
17×17=〖17〗^2
Nyatakan dalam bentuk perkalian dan hitung hasilnya!
〖21〗^2=21×21=441
〖29〗^2=29×29=841
Kerjakan hitungan berikut!
8^2+〖10〗^2=64+100=164
〖20〗^2+(41-11)^2=400+〖30〗^2=400+900=1300
〖85〗^2-(30+15)^2=7225-〖45〗^2=7225-2025=5200
〖48〗^2+9^2-〖35〗^2=2304+81-1225=1160
〖25〗^2×〖16〗^2=625×256=160000
〖50〗^2:〖25〗^2=2500:625=4
Uji keterampilan 10
Ayo selesaikan penarikan akar berikut!
√36=6
√81=9
√169=13
√256=16
√484=22
√900=30
Isilah titik-titik berikut dengan tanda >, <,atau = !
√36 < 7
√196 > 13
22 = √484
27 > √676
30 < √961
(√729 ∶√81)> (√(289 )-√225)
√225×√(81 ): √25 < (√(361 )+√121)
(√900 +√400) ∶√100=(√(481 )-√576)












Kartasura, 13 agustus, 2010



Mengetahui


Guru pamong Praktikan



Hastuti Muji Rahayu Danang Sugeng Riyadi
NIP : 196312201986082001 NIM : A510070082

Sunday, June 13, 2010

suzi smash

dijual suzi smash 2005, htm silver ciap pake, dbl str hidup.
ciap ngebut dahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.
berminat coment

Tuesday, June 8, 2010

tips kabel gas spontan


Jangan Terlalu Panjang, Bro!
2010-05-07 21:23:26

Namanya grip gas spontan, pasti akan memberikan reaksi yang cepat ketika grip gas dipelintir. Ya, tujuannya agar skep di karburator akan membuka lebih cepat seiring putaran genggaman tangan. Tapi, kondisi ini bisa saja jadi tidak sesuai dengan apa yang disebut di atas.

“Itu, bisa terjadi kalau panjang kabel tidak sesuai dengan kebutuhan skep membuka,” ungkap Monte, salah satu mekanik tim Honda Banten. Kejadian ini, biasa terjadi ketika penggantian kabel. Ya, mengganti kabel yang putus dengan kabel baru.

Apalagi, jika kabel gas pengganti yang dibeli bukan dikhususkan untuk kabel gas spontan. Tapi, memanfaatkan kabel gas Vespa yang tidak disediakan nepel, di mana posisinya tidak sesuai kebutuhan gas spontan.

Maka itu, ketika mengukur panjang tali gas yang dibutuhkan musti sesuai. Jadi, fungsi gas spontan jadi tidak terbuang percuma. Iya dong! Masa sudah pakai gas spontan, tapi rasa atau cara kerjanya tetap sama dengan grip gas motor standar. Kan sayang, Bro!

Jika tidak ingin itu terjadi, maka panjang kabel gas yang sobat ukur jangan terlalu mulur. “Kalau terlalu panjang juga, pastinya butuh puntiran lebih dalam agar skep di karbu naik. Apa bedanya dengan grip standar,” tambah Monte.

Gitu juga jika terlalu pendek! Pastinya, skep akan lebih dulu membuka sebelum grip gas dibejek. Langsam alias stasioner pasti akan lebih tinggi dari seharusnya.

Ayo, kita ukur bareng. Pertama, posisikan grip gas dalam keadaan menutup. Maksudnya, grip dipuntir penuh ke atas. Setelah itu, pastikan juga setelan kerenggangan kabel dalam keadaan belum membuka. Baik itu setelan di grip atau kabel, juga di tutup atas karburator.

Jika sudah, masukkan kabel gas pengganti ke dalam sarung kabel. Lalu, posisikan nepel atas dalam posisinya. Lanjutkan dengan mengukur panjang kabel untuk dudukan botol skep atau batas akhir nepel di kabel. Menurut Monte, sesuaikan panjang kabel di skep dengan kebutuhan. Mungkin jika diukur, panjang kabel yang tersisa dari tutup karbu hingga batas akhir nepel, sekitar 5 – 7 cm. Jika masih ada sedikit clearance, silakan diatur lewat setelan jarak kabel pada tutup karbu atau grip gas ya. Eces, kan?

Penulis/Foto : Eka/Boyo